Sukoharjo, 1 Agustus 2025 — SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo resmi menggelar pembukaan kegiatan Hizbul Wathan (HW) tahun pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa kelas X sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kaderisasi generasi muda Muhammadiyah.

Apel Pembukaan oleh Kepala Sekolah
Acara dimulai dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Drs. Bambang Sahana, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kegiatan Hizbul Wathan dalam membentuk pribadi siswa yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

“Melalui Hizbul Wathan, kita tidak hanya membentuk fisik yang kuat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, disiplin, dan semangat kebangsaan yang Islami,” ujar beliau dalam pidatonya.
Pengarahan oleh Pembina dan Pelatih Hizbul Wathan
Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dari pembina kegiatan HW, Bapak Chandra Irawan, M.Psi. Beliau memberikan motivasi kepada peserta agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh sebagai bagian dari proses pembentukan karakter Islami.

Selanjutnya, Rakanda Muhammad Fadlan selaku pelatih kegiatan Hizbul Wathan memberikan sosialisasi dan pengenalan mengenai HW, termasuk sejarah, nilai-nilai, dan peran penting HW sebagai salah satu organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah yang bergerak di bidang kepanduan.

Wajib untuk Seluruh Siswa Kelas X
Kegiatan Hizbul Wathan tahun ini diwajibkan bagi seluruh siswa kelas X. Hal ini merupakan langkah strategis sekolah dalam mendukung pengembangan karakter dan kepemimpinan peserta didik sejak dini.
“Kami ingin seluruh siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepanduan yang tangguh, cinta tanah air, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman,” jelas Bapak Chandra Irawan.
Menyiapkan Kader Penerus Persyarikatan dan Bangsa
Dengan semangat “berdakwah melalui pendidikan”, SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo melalui kegiatan Hizbul Wathan berkomitmen untuk membentuk kader-kader muda Muhammadiyah yang siap menjadi penerus bangsa dan persyarikatan, sesuai dengan nilai-nilai Islam berkemajuan.



