MGMP Pintar Bersama Daihatsu menggelar workshop penguatan kurikulum berbasis industri pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo ini diikuti oleh guru produktif jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dari sekolah rekanan Daihatsu se-Solo Raya.
Workshop menghadirkan narasumber dari Daihatsu Indonesia, yaitu Muhammad Anacoda. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat program link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri agar kurikulum sekolah semakin sesuai dengan kebutuhan kerja saat ini.
Diikuti 69 Guru Produktif dari 28 Sekolah
Workshop MGMP Pintar Bersama Daihatsu dihadiri sebanyak 69 peserta yang berasal dari 28 sekolah di wilayah Solo Raya. Para peserta terdiri atas guru produktif jurusan TKR yang selama ini menjadi mitra pembelajaran industri Daihatsu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MGMP PBD Sukardi dan Wakil Ketua MGMP Tri Susilowati. Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif melalui diskusi, pemaparan materi industri, serta penyelarasan kurikulum pembelajaran otomotif di SMK.
Sinkronisasi Kurikulum untuk Menjawab Kebutuhan Industri
Dalam workshop tersebut, narasumber menyampaikan pentingnya sinkronisasi kurikulum sekolah dengan perkembangan teknologi otomotif dan kebutuhan industri kerja. Langkah ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi lulusan SMK agar siap kerja dan mampu bersaing di dunia industri.

Program link and match antara sekolah dan industri dinilai mampu membantu siswa memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan perusahaan otomotif. Selain itu, kolaborasi ini juga membuka peluang lebih besar bagi lulusan SMK untuk terserap di dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi
Melalui Workshop MGMP Pintar Bersama Daihatsu se-Solo Raya, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara sekolah dan industri. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, khususnya pada bidang Teknik Kendaraan Ringan.
Dengan adanya kerja sama yang berkelanjutan, sekolah diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.



